Postingan

LUAS SEGITIGA DENGAN TRIGONOMETRI ATURAN SINUS DAN ATURAN COSINUS

Gambar
Aturan Sinus Menjelaskan hubungan antara perbandingan panjang sisi yang berhadapan dengan sudut terhadap sinus sudut pada segitiga.  Berdasarkan aturan sinus dalam segitiga ABC, perbandingan panjang sisi dengan sinus sudut yang berhadapan dengan sisi segitiga mempunyai nilai yang sama. Seperti yang dijelaskan pada gambar di bawah ini. Segitiga sembarang Δ ABC Keterangan: a = panjang sisi a A = besar sudut di hadapan sisi a b = panjang sisi b B = besar sudut di hadapan sisi b c = panjang sisi c C = besar sudut di hadapan sisi c    contoh soal   Sebuah segitiga diketahui memiliki sudut A = 30º, sisi a = 3 dan sisi b = 4. Hitung besar sudut B, besar sudut C dan panjang sisi c! Diketahui: A = 30º a = 3 b = 4 Ditanya:  B, C dan c? Jawab: Menentukan besar sudut B Karena sinus harus bernilai positif baik di kuadran I maupun kuadran II, maka sudut lain yang memenuhi adalah B = (180º - 41,8º) = 138,2º Menentukan besar sudut C Jumlah sudut-sudut dalam segitiga adalah...

KOORDINAT KUTUB & KOORDINAT KARTESIUS

Gambar
  —KOORDINAT KUTUB  DAN KOORDINAT KARTESIUS Letak suatu titik pada sebuah bidang dapat dinyatakan dengan 2 macam sistem koordinat. 1. Sistem Koordinat Cartesius Titik P pada koordinat cartesius ditulis P (x,y) dengan x sebagai absis dan y sebagai ordinat. 2. Sistem Koordinat Kutub (Polar) Titik P pada koordinat kutub ditulis P (r, θ°) dengan r jarak dari P ke titik pangkal koordinat dan r memiliki sudut θ° dengan sumbu X positif.    Jika pada koordinat cartesius titik P (x,y) diketahui maka koordinat kutub P (r,θ°) dapat ditentukan dengan menggunakan rumus sebagai berikut.   Jika koordinat kutub titik P (r,θ°) diketahui maka koordinat cartesius titik P (x, y) dapat ditentukan dengan menggunakan rumus sebagai berikut.   Berikut ini adalah koordinat kutub P (r,θ°) bila dinyatakan dalam koordinat cartesius adalah Sebaliknya, koordinat cartesius titik P (x,y) bila dinyatakan dalam koordinat kutub adalah   Contoh soal : 1. Diketahui koordinat kutub titik P ...

PEMANDANGAN INDONESIA

Gambar
               PESONA RAJA AMPAT    Raja ampat surga di tanah papua, seperti itulah beberapa orang menyebutnya.  Keindahan alam yang ditawarkan mengundang banyak sekali turis dari dalam maupun luar negri untuk berkunjung, dan menikmati seluruh keindahan yang ditampilkan.  Raja ampat terkenal dengan wisata bahari nya yaitu seperti snorkling, kegiatan melihat ikan-ikan indah berenang.  Yang menjadi ciri khas dari tempat ini adalah, pulau yang terbuat dari batu karang dan tersusun sangat indah diatas permukaan laut.  Perairan raja ampat masuk kedalam 10 perairan terbaik di seluruh dunia. Hal ini didasarkan pada berbagai penelitian tentang kekayaan flora-fauna dan kelestarian alam laut yang dimiliki Raja Ampat. Tidak hanya kekayaan alam bawah lautnya, Raja Ampat juga memiliki banyak hal menarik di atas permukaan lautannya. Banyak sekali pantai-pantai yang indah tersebar di seluruh kepulauan Raja Ampat. Umumnya...

IDENTITAS TRIGONOMETRI

Pengertian Identitas Trigonometri Identitas trigonometri merupakan suatu relasi atau kalimat terbuka yang dapat memuat fungsi – fungsi trigonometri dan bernilai benar untuk setiap penggantian variabel dengan konstan anggota domain fungsinya. Kebenaran suatu relasi atau kalimat terbuka itu merupakan identitas yang perlu dibuktikan kebenarannya. 1. Rumus Jumlah Dan Selisih Dua Sudut Rumus Untuk Cosinus Jumlah Selisih Dua Sudut : cos (A + B) = cos A cos B – sin A sin B cos (A – B) = cos A cos B + sin A sin B Rumus Untuk Sinus Jumlah Dan Selisih Dua Sudut : sin (A + B) = sin A cos B + cos A sin B sin (A – B) = sin A cos B – cos A sin B Rumus Untuk Tangen Jumlah Dan Selisih Dua Sudut : tan A (A + B) = tan A + tan B/1 – tan A x tan B tan A (A – B) = tan A – tan B/1 + tan A x tan B 2. Rumus Trigonometri Untuk Sudut Rangkap Dengan Menggunakan Rumus sin (A + B) Untuk A = B : sin 2A = sin (A + B) = sin A cos A + cos A sin A = 2 sin A cos A Jadi, sin 2A = 2 sin A cos A •Dengan Menggunakan Rumus c...

SUDUT-SUDUT BERELASI PADA KUADRAN I, II, III, IV

Sudut Berelasi di Kuadran I Untuk α = sudut lancip, maka (90° − α) merupakan sudut-sudut kuadran I. Dalam trigonometri, relasi sudut dinyatakan sebagai berikut : sin (90° − α) = cos α cos (90° − α) = sin α tan (90° − α) = cot α Sudut Berelasi di Kuadran II Untuk α = sudut lancip, maka (90° + α) dan (180° − α) merupakan sudut-sudut kuadran II. Dalam trigonometri, relasi sudut dinyatakan sebagai berikut : sin (90° + α) = cos α cos (90° + α) = -sin α tan (90° + α) = -cot α sin (180° − α) = sin α cos (180° − α) = -cos α tan (180° − α) = -tan α Sudut Berelasi Kuadran III Untuk α = sudut lancip, maka (180° + α) dan (270° − α) merupakan sudut kuadran III. Dalam trigonometri, relasi sudut dinyatakan sebagai berikut : sin (180° + α) = -sin α cos (180° + α) = -cos α tan (180° + α) = tan α sin (270° − α) = -cos α cos (270° − α) = -sin α tan (270° − α) = cot α Sudut Berelasi Kuadran IV Untuk α = sudut lancip, maka (270° + α) dan (360° − α) merupakan sudut kuadran IV. Dalam trigo...

SUDUT-SUDUT BERELASI

SUDUT-SUDUT BERELASI Sudut Berelasi merupakan lanjutan dari ilmu trigonometri tentang kesebangunan pada segitiga siku-siku untuk sudut kuadran I atau sudut lancip (0 − 90°).  Dengan memanfaatkan sudut-sudut relasi, kita dapat menghitung nilai perbandingan pada trigonometri untuk sudut pada kuadran lainnya, termasuk sudut yang lebih dari 360° dan sudut negatif. Rumus Sudut Berelasi Berkuadran I Sudut – sudut kuadran I ini dihasilkan dari α lancip, maka (90° − α) menghasilkan sudut – sudut kuadran I. Di dalam teori trigonometri, relasi sudut – sudut berelasi in dapat dinyatakan sebagai berikut : sin (90° − α) = cos α cos (90° − α) = sin α tan (90° − α) = cot α Sudut Berelasi Kuadran II Untuk sudut – sudut berelasi kuadran II trigonometri ini dihasilkan oleh α lancip, maka (90° + α) dan (180° − α), relasi sudut-sudut ini dapat dinyatakan dengan sebagai berikut : sin (90° + α) = cos α cos (90° + α) = -sin α tan (90° + α) = -cot α sin (180° − α) = sin α cos (180° − α) = -cos α tan (180°...

SOAL KONTEKSTUAL BERKAITAN DENGAN PERBANDINGAN SEGITIGA SIKU-SIKU

Gambar
Soal Nomor 1 Besar sudut yang sesuai dengan gambar di bawah adalah  ⋯ ⋅ " role="presentation"> ⋯ ⋅ ⋯ ⋅ A.  30 ∘ " role="presentation"> 30 ∘ 30 ∘                  C.  300 ∘ " role="presentation"> 300 ∘ 300 ∘                      E.  390 ∘ " role="presentation"> 390 ∘ 390 ∘              B.  60 ∘ " role="presentation"> 60 ∘ 60 ∘                  D.  330 ∘ " role="presentation"> 330 ∘ 330 ∘                            Pembahasan Sudut yang terbentuk searah dengan jarum jam, sehingga tandanya negatif, yakni  − 30 ∘ " role="presentation"> − 30 ∘ − 30 ∘ . Karena satu putaran sama dengan  360 ∘ " role="...